Peresmian patung ini dilakukan oleh Mandela yang kala itu masih berusia 89 tahun bersama sang istri, Graca Machel. Perdana Menteri Inggris yang kala itu dijabat oleh Gordon Brown juga turut meresmikan patung tersebut di alun-alun kota.
"Pemimpin terbesar dan paling berani dari generasi kita," puji Gordon Brown seperti dikutip dari situs berita BBC, Jumat (6/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutannya, Mandela tetap menunjukkan sikap rendah hati. Dia meminta setiap orang yang melihat patung ini harus mempunyai sikap toleransi dan menolak penindasan atas dasar apa pun.
βMeski patung ini adalah seorang pria, ini adalah simbol dari semua orang yang melawan penindasan, khususnya di negeri saya,β katanya dalam peresmian.
Selang 6 tahun setelah pendirian patung itu, Mandela berpulang untuk selamanya. Ratu Elizabeth II turut menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Mandela. Ratu menganggap Mandela adalah sosok pejuang yang tak kenal lelah dan selalu berjuang untuk negaranya.
"Sang Ratu sangat sedih untuk belajar dari kematian Nelson Mandela tadi malam. Dia bekerja tanpa lelah untuk kebaikan negaranya, dan warisannya adalah Afrika Selatan yang damai yang kita lihat sekarang, " kata Pejabat Istana Buckingham dalam sebuah pernyataannya.
(rvk/nwk)











































