Shinya Yamada (30) menjabat sebagai third secretary pada Kedutaan Besar Jepang di Kinshasa, Kongo. Yamada ditangkap di Tokyo atas tudingan mendalangi kebakaran yang terjadi pada Juni lalu di Kongo.
"Ini benar-benar disesalkan karena seorang pejabat pada Kementerian Luar Negeri ditangkap dan ada dampak serius, termasuk hilangnya uang negara, yang ditimbulkannya," ucap Menteri Luar Negeri Jepang, Fumio Kishida seperti dilansir AFP, Selasa (3/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat masih bertugas di Kinshasa, Yamada dikenal kerap berkunjung ke sebuah kasino lokal. Bahkan dilaporkan dia kerap meminjam uang dari koleganya.
Pihak kepolisian meyakini bahwa Yamada menggelapkan uang milik kedutaan untuk mendanai kegemarannya berjudi. Yamada juga diyakini sebagai pelaku menuangkan bensin di kantornya sendiri dan kemudian membakarnya.
Hal tersebut, menurut polisi, untuk menghancurkan bukti-bukti yang bisa membongkar aksi penggelapan yang dilakukannya.
Dari rekaman yang memperlihatkan orang-orang yang keluar-masuk ke gedung kedutaan, terlihat bahwa Yamada merupakan orang terakhir yang meninggalkan gedung kedutaan tersebut pada saat kebakaran terjadi pada 20 Juni lalu.
(nvc/mad)










































