Merrill Newman (85) merupakan veteran Perang Korea yang berasal dari California, AS. Newman ditahan pada Oktober lalu ketika memasuki wilayah Korut. "Menyamar sebagai seorang turis," demikian pernyataan kantor berita resmi Korut, Korean News Central Agency (KCNA), seperti dilansir AFP, Sabtu (30/11/2013).
KCNA meyebut bahwa Newman dituding melakukan tindak kriminal baik sebagai turis maupun saat dirinya ikut serta dalam Perang Korea 1950-53 silam. Newman dituding telah melanggar kedaulatan Korut dan merusak sistem sosialis di negara tersebut. Dia bekerja sebagai penasihat pada unit intelijen militer pada tahun 1953 silam.
"Mendalangi spionase dan aktivitas melawan DPRK dan dalam kasus ini dia terlibat dalam pembunuhan personel militer Korean People's Army dan warga sipil tak berdosa," demikian sebut KCNA.
Dalam laporan terpisah, KCNA merilis pernyataan tertulis yang disebut sebagai pengakuan dan permintaan maaf Newman atas kejahatan yang dilakukannya. "Dia (Newman-red) mengakui semua kejahatannya dan menyampaikan permohonan maaf," tulis KCNA.
"Selama Perang Korea, saya mengaku bersalah telah melakukan banyak kejahatan terhadap pemerintah DPRK dan rakyat Korea," demikian bunyi surat permintaan maaf Newman yang dirilis KCNA. Namun anehnya, bahasa Inggris yang digunakan dalam surat tersebut sangat janggal dan cenderung buruk.
"Saya menyadari bahwa saya tidak bisa dimaafkan atas segala kesalahan saya, tapi saya berlutut memohon pengampunan Anda dengan memohon maaf atas kesalahan saya terhadap pemerintah DPRK dan rakyat Korea dan saya mohon jangan hukum saya," imbuh surat tersebut.
Ini merupakan pertama kalinya, Korut mengakui secara resmi terkait penahanan warga asing. Keluarga Newman menuturkan bahwa pensiunan tersebut ditahan otoritas Korut sejak 26 Oktober, ketika hendak keluar dari wilayah Korut setelah mengikuti tur wisata selama 10 hari. Keluarga menyebut penahanan ini sebagai kesalahpahaman.
"Ayah saya seorang veteran dan ingin mengunjungi negara dan kebudayaan yang menarik perhatiannya selama bertahun-tahun," tutur putra Newman, Jeff kepada CNN.
(nvc/gah)











































