Pejabat kepolisian senior setempat menuturkan, para pelajar sekolah tersebut masuk dalam rombongan dan naik kereta api didampingi gurunya pada Minggu (24/11) malam. Mereka hendak menuju ke kampung halaman mereka di Jharkhand setelah mengikuti seminar dua hari di Patna.
Demikian seperti dilaporkan kantor berita Xinhua dan dilansir New Straits Times, Senin (25/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak dijelaskan lebih lanjut di mana keberadaan para guru saat aksi mesum tersebut terjadi. Tidak diketahui juga ada berapa guru yang mendampingi mereka.
Terkait kasus ini, kepolisian setempat melakukan perburuan besar-besaran terhadap para pelaku. Namun kepolisian setempat tidak menyebutkan secara pasti jumlah pelaku kejahatan seksual tersebut.
Insiden ini memicu keprihatinan dan kritikan keras dari publik maupun para aktivis wanita setempat. Mereka menyebut, kaum wanita tidak lagi aman berada di tempat umum, bahkan dalam rombongan besar sekalipun.
Tahun lalu, publik India diguncang oleh kasus pemerkosaan brutal terhadap seorang mahasiswi berusia 23 tahun. Setelah dirawat di rumah sakit selama seminggu, korban akhirnya meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya. Kasus ini memicu protes besar-besaran dan memaksa pemerintah untuk mereformasi aturan soal hukuman berat bagi para pelaku kejahatan seks di India.
(nvc/ita)











































