Diperkirakan, badai salju ini akan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Padahal sekitar 43 juta orang diperkirakan akan mulai bepergian baik melalui jalur darat maupun melalui jalur udara karena memasuki liburan perayaan Thankgiving di AS.
Gambar-gambar yang didapat dari wilayah-wilayah yang diterjang badai salju menunjukkan lapisan salju tebal, baik di trotoar hingga di dedaunan. Demikian seperti dilansir AFP, Senin (25/11/2013).
Badai salju ini juga memicu banjir dan kondisi berbahaya di lima wilayah, yakni Oklahoma, Texas, California, New Mexico dan Arizona. Empat orang dilaporkan tewas dalam insiden terpisah di wilayah Oklahoma akibat badai salju ini.
Empat orang lainnya tewas dalam dua insiden terpisah di Texas. Seorang anak berusia 4 tahun tewas dalam kecelakaan mobil akibat badai salju di New Mexico.
Di California, satu orang tewas tersengat listrik, kemudian seorang lainnya tewas saat mobilnya kejatuhan pohon yang tumbang, dan orang ketiga tewas dalam kecelakaan lalu lintas akibat badai ini.
Di Arizona, satu orang tewas akibat terbawa arus sungai Santa Cruz yang deras yang dipicu badai ini. Jasad korban tewas di Arizona ini ditemukan pada Jumat (22/11) lalu.
Perkiraan cuaca menyebutkan bahwa badai ini memicu turunya hujan salju dengan lebat di wilayah Pegunungan Appalchian dan New England. Di wilayah selatan AS, badai ini memicu hujan deras yang mengganggu aktivitas warga dan aktivitas transportasi darat maupun udara.
(nvc/ita)











































