"Untuk tingkat yang baik, kami telah bergerak lebih dekat menuju kesepakatan," Wakil Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araqchi seperti dilansir Press TV, Sabtu (23/11/2013).
Hal tersebut disampaikan pejabat senior Iran itu di hari ketiga negosiasi antara Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB -- Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Rusia dan China -- serta Jerman. Araqchi juga masuk dalam tim perunding nuklir Iran yang berlangsung di Jenewa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Araqchi pun menolak berkomentar rinci mengenai pemberitaan media Iran bahwa enam negara tersebut telah mengakui dan menerima hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium. "Saya tak akan membenarkan ataupun membantah bahwa perbedaan-perbedaan atas isu itu telah terselesaikan, karena negosiasi belum final."
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan, Teheran tak akan mengkompromikan haknya atas pengayaan uranium.
Pemerintah Iran menegaskan, pengayaan uranium itu untuk bahan baku reaktor, penggunaan medis, dan penelitian. Meski, teknologinya bisa pula untuk menghasilkan materi hulu ledak nuklir. Dan hal inilah yang selama ini dikhawatirkan negara-negara besar di dunia tersebut.
(ita/ita)











































