USA Today pernah membuat daftar enam pihak yang berkepentingan untuk membunuh presiden AS ke-35 itu. Ada institusi, kelompok penjahat, hingga individu yang mencurigakan saat kejadian.
Berikut lima pihak tersebut:
CIA
|
AFP
|
Santer kabar CIA kecewa dengan Kennedy karena kebijakannya merombak pejabat lembaga telik sandi itu. Berhembus juga informasi, CIA merekrut pembunuh bayaran untuk melakukan aksi itu.
Seorang sejarawan AS, Patrick Nolan, pernah menulis buku berjudul 'CIA Rogues and the Kiling of the Kennedy's'. Dia menelisik kaitan pembunuhan JFK dan Robert F Kennedy pada tahun 1968 dan kenapa keduanya perlu 'dihilangkan'.
Nolan mewawancarai para ahli forensik dan sejarawan yang tahu soal pembunuhan itu. Salah satu argumennya soal keterlibatan CIA dalam penembakan JFK adalah dalam jumlah tembakan.
Mafia
|
AFP
|
Banyak yang menduga juga, mafia kerjasama dengan kelompok anti-Castro yang ingin menjatuhkan JFK.
Dalam siaran televisi History berjudul The Men Who Killed Kennedy, ditampilkan bukti dugaan keterlibatan mafia dalam pembunuhan itu. Seorang anggota mafia bernama Christian David diwawancarai di penjara. Dia mengatakan, pernah ditawari kontrak untuk membunuh Kennedy namun ditolak.
Meski menolak, dia akhirnya tahu siapa orang yang menerima tawaran itu. Menurutnya, ada tiga penembak dalam kejadian itu. Informasi dari David ini juga dibenarkan oleh anggota mafia lainnya.
Uni Soviet
|
AFP
|
Spekulasi juga berhembus bahwa Oswald sudah direkrut oleh KGB.
Lyndon Johnson
|
AFP
|
Selama memimpin, keduanya memang disebut banyak memiliki perbedaan pandangan soal politik. Bahkan hubungan personal mereka pun tak terlalu baik.
Johnson juga disebut-sebut memiliki skandal dalam urusan ekonomi.
Ada Penembak Kedua
|
AFP
|
Oswald mungkin menembak pertama kali, namun untuk eksekusinya dilakukan si penembak kedua.
Sosok penembak kedua yang paling santer disebut adalah George Hickey, agen Secret Service yang tepat berada di belakang mobil JFK. Penulis buku JFK: The Smoking Gun, Colin McLaren menyebut, tembakan Oswald tak membunuh JFK. Peluru milik Hickey-lah yang membunuhnya.
Halaman 2 dari 6











































