Televisi nasional Mesir melaporkan bahwa kereta api ini menabrak tiga kendaraan sekaligus, termasuk sebuah minibus, saat melewati perlintasan kereta di wilayah Kairo bagian selatan.
"Sebanyak 22 orang tewas," ujar Menteri Kesehatan Mesir, Ahmed al-Ansari seperti dilansir AFP, Senin (18/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi setempat melaporkan bahwa kereta api yang membawa penumpang, namun Kepala Otoritas Perkeretaapian Mesir menyebut kereta tersebut merupakan kereta kargo.
Kecelakaan ini terjadi hanya beberapa hari setelah layanan kereta api kembali beroperasi di seluruh wilayah Mesir. Layanan tersebut sempat dihentikan sementara karena maraknya kerusukan dan bentrokan di Mesir, terutama setelah penggulingan Presiden Mohamed Morsi pada Juli lalu.
Kecelakaan kereta api semacam ini pernah terjadi beberapa kali di Mesir dalam beberapa tahun terakhir. Pada November 2012 lalu, sebanyak 47 anak sekolah tewas dalam tabrakan kereta api dengan bus yang berisi anak-anak sekolah tersebut. Kemudian pada Januari 2013 lalu, sebuah kereta api yang membawa para tentara wajib militer tergelincir dan menewaskan 17 orang.
(nvc/asp)











































