Menurut pejabat-pejabat keamanan Irak seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/11/2013), serangan bom tersebut menargetkan para peziarah Syiah.
Bom-bom itu meledak dekat kota Baquba yang terus dilanda kekerasan sektarian. Ledakan bom itu menargetkan prosesi para peziarah Syiah yang memperingati kematian seorang tokoh kunci dalam agama mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Event tahunan tersebut digelar untuk memperingati kematian Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad. Kematiannya menjadi peristiwa formatif dalam Islam, yang menandai perpecahan simbolis antara Syiah dan Sunni.
Sejauh ini, lebih dari 5.600 orang telah tewas akibat berbagai serangan bom dan penembakan yang terjadi di Irak tahun ini. Kekerasan terus terjadi meski telah diambil langkah-langkah untuk meningkatkan pengamanan dan gencarnya operasi aparat terhadap para militan.
(ita/nrl)











































