Peristiwa ini terjadi di kota Jinhua di provinsi Zhejiang, bagian timur China seperti diberitakan Daily Mail, Rabu (13/11/2013).
Menurut otoritas setempat, wanita itu memaksa putranya untuk meminum bensin dan kemudian membakar tubuhnya. Akibat perbuatan keji ibunya, bocah berumur 4 tahun itu saat ini dalam kondisi kritis di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Shen pun memaksa anak laki-lakinya, Duoduo untuk meminum bensin tersebut. Bensin itu sempat tertelan sedikit sebelum Zhang datang untuk melindungi putranya. Namun kemudian Shen menyeret anaknya menuju kompor gas yang tengah menyala. Wanita itu kemudian menumpahkan bensin ke tubuh mereka bertiga.
Meski ikut terbakar, Zhang bergegas membawa anaknya ke ruang tamu dan membungkus tubuhnya dengan selimut untuk memadamkan api. Saat ini, bocah malang itu sedang berjuang melawan maut akibat luka-luka bakar parah yang dideritanya.
Menurut para dokter, bocah itu mengalami luka bakar 35 persen, khususnya di bagian kepala. Bahkan paru-parunya juga rusak parah akibat api dan bensin yang sempat tertelan. Meskipun nyawanya selamat, bocah itu kemungkinan tak akan bisa bicara dan mengalami kebutaan.
Shen dan Zhang juga dirawat di rumah sakit dengan luka bakar 15 persen di tubuh mereka. Shen akan ditahan polisi setelah dia dinyatakan bisa meninggalkan rumah sakit.
Atas kejadian ini, Zhang pun memutuskan untuk menceraikan istrinya itu. "Saya harap saya tak akan pernah melihat dia lagi. Saya pasti akan menggugat cerai begitu saya keluar dari rumah sakit," tandasnya.
(ita/nrl)











































