Kepolisian setempat mengidentifikasi pasangan tersebut sebagai Hiroki Ogawa (31), seorang pakar geografi asal Jepang yang tengah studi di Selandia Baru, serta Nicole Sutton, wanita berumur 29 tahun asal Wellington, Selandia Baru.
Keduanya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (28/10/201), sempat hilang di Gunung Taranaki di bagian barat North Island.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keith Sutton menyebut Ogawa, seorang pendaki berpengalaman sebagai "pria yang sangat istimewa" yang mencoba menjaga putrinya. "Namun kami tahu bahwa pegunungan adalah tempat yang buruk ketika hal-hal buruk terjadi.
Pasangan tersebut telah lama menjalin hubungan asmara dan berharap akan segera menikah.
Para petugas penyelamat mencoba menjangkau pasangan itu sejak Sabtu, 26 Oktober lalu, ketika para pendaki lainnya berhasil turun untuk meminta tolong di tengah cuaca buruk.
Meskipun Ogawa dan Nicole bisa berkomunikasi dengan tim SAR via SMS, namun tim SAR kesulitan menemukan pasangan itu. Bahkan kondisi di lapangan pun sangat berbahaya sehingga helikopter tak bisa didatangkan.
Ketika akhirnya tim SAR bisa mencapai para pendaki itu pada Senin pagi tadi waktu setempat, Ogawa telah meninggal. Paramedis pun sempat mencoba membawa Nicole turun secepatnya dengan aman, namun wanita itu tak sadarkan diri dan kemudian tewas.
(ita/nrl)










































