Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Konsulat, Parlemen dan Ekspatriat Hassan Qashqavi mengatakan, Malaysia harus menghindari pelaksanaan eksekusi mati itu agar hubungan baik antara kedua negara bisa terus berlanjut.
"Eksekusi dua wanita Iran di Malaysia tersebut akan mendatangkan dampak negatif pada hubungan bilateral," cetus Qashqavi seperti dilansir Press TV, Kamis (24/10/2013).
Kedua wanita Iran tersebut telah mendapatkan vonis mati atas percobaan menyelundupkan narkoba jenis methamphetamine ke Malaysia pada Desember 2010. Tidak disebutkan identitas kedua wanita Iran itu.
Sejauh ini belum diketahui bagaimana tanggapan pemerintah Malaysia terkait permintaan pemerintah Iran untuk tidak mengeksekusi mati kedua terdakwa.
Sementara itu, kepala kepolisian unit antinarkoba Iran, Brigjen Ali Mo’ayyedi mengatakan, para pengedar narkoba biasanya menipu warga Iran dengan meminta mereka untuk membawa paket mencurigakan ke negeri Asia Tenggara. Sebagai kompensasi, mereka akan mendpatkan perjalanan wisata secara gratis.
(ita/nrl)











































