Perusahaan AS Tawarkan Perjalanan Menyaksikan Bumi dari Luar Angkasa

Perusahaan AS Tawarkan Perjalanan Menyaksikan Bumi dari Luar Angkasa

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 23 Okt 2013 18:07 WIB
Perusahaan AS Tawarkan Perjalanan Menyaksikan Bumi dari Luar Angkasa
Ilustrasi
Washington - Wisata luar angkasa memang sedang meraih banyak perhatian. Sebuah perusahaan di Amerika Serikat menawarkan perjalanan dengan balon helium untuk meluncur ke bumi dari ketinggian 30 kilometer dari permukaan bumi.

Adalah perusahaan bernama World View Enterprises yang bermarkas di Arizona yang mengumumkan perjalanan menjelajah bumi ini. Untuk bisa ikut serta dalam perjalanan ini, Anda harus merogoh kocek sebesar US$ 75 ribu atau setara Rp 818 juta untuk sekali jalan.

Nantinya, perjalanan ini akan menggunakan kapsul mewah bergaya seperti pesawat luar angka yang hanya bisa ditumpangi 8 orang saja. Para penjelajah akan menghabiskan waktu selama 2 jam untuk mencapai ketinggian yang tepat, sebelum akhirnya meluncur ke bumi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapsul ini akan melepaskan diri dari balon udara dan kemudian meluncur ke bumi dengan menggunakan parasut. Namun perjalanan ini baru akan dimulai sekitar 3 tahun mendatang.

"Para penumpang akan menjadi bagian dari segelintir orang yang akan menyaksikan kelengkungan bumi dengan mata mereka sendiri," demikian pernyataan World View Enterprises seperti dilansir AFP, Rabu (23/10/2013).

"Mereka akan menyaksikan pemandangan yang menakjubkan, kegelapan luar angkasa, bintang-bintang yang cemerlang dan lapisan atmosfer tipis yang menyelimuti planet kita -- pemandangan yang selama ini hanya bisa disaksikan oleh para astronot -- dengan membayar US$ 75 ribu," imbuh pernyataan tersebut.

"Melihat bumi melayang di luar angkasa yang gelap akan membantu orang untuk menyadari hubungan kita dengan planet kita dan alam semesta di sekitar kita, dan tentunya menawarkan pengalaman baru bagi klien kami," ucap CEO World View, Jane Poynter.

Jane juga dikenal sebagai salah satu pendiri Paragon Space Development Corporation, yang bertanggung jawab atas pengembangkan kapsul yang akan digunakan dengan balon helium untuk melakukan penjelajahan bumi tersebut. Otoritas Aviasi Federal (FAA) sendiri telah mengklasifikasikan kapsul yang digunakan World View sebagai pesawat luar angkasa.

Secara teknis, luar angkasa yang hampa udara dimulai pada ketinggian 100 kilometer dari permukaan bumi. Pada ketinggian itu, penerbangan biasa tidak mungkin dilakukan karena tidak adanya atmosfer.

(nvc/nrl)


Berita Terkait