Menurut saksi mata, ssap hitam tebal membumbung dari fasilitas militer Z121, sekitar 120 kilometer sebelah utara Hanoi tersebut. Ledakan kembang api tersebut terjadi selama beberapa jam.
"21 Orang tewas dan 98 orang lainnya luka-luka -- sebagian besar mereka mengalami luka bakar," kata seorang petugas penyelamat militer kepada kantor berita AFP, Sabtu (12/10/2013).
"Ledakan pertama pada pukul 07.55 -- dan kemudian ada ledakan terus-menerus selama beberapa jam," tutur Phi Xuan Trung, tokoh masyarakat setempat.
Akibat ledakan itu, sekitar 2 ribu warga yang tinggal di daerah tersebut diungsikan ke tempat lain.
"Kami telah menerima peringatan dari otoritas bahwa kemungkinan bisa terjadi ledakan lagi yang bisa sangat merusak," ujar seorang warga setempat.
"Kobaran api saat ini telah berhasil dikendalikan," ujar seorang polisi di provinsi Phu Tho.
Belum diketahui penyebab insiden ini. Aparat kepolisian tengah menyelidiki kejadian tersebut.
(ita/ita)











































