Gedung Putih menyatakan, Obama membatalkan tur 4 negara tersebut dikarenakan krisis yang tengah berlangsung di AS, menyusul terjadinya penutupan sebagian layanan federal pemerintah AS.
"Meski secara politik, kami memahami alasan keputusan presiden, tentunya ini mengecewakan bagi mereka semua yang terlibat," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Brunei seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (4/10/2013).
"Bukan cuma mereka di lingkaran diplomatik, namun bagi negara kecil, menjadi tuan rumah presiden AS adalah sumber kegembiraan, terlebih lagi seseorang yang setenar Obama," imbuh pejabat yang enggan disebutkan namanya.
Menurut pejabat tersebut, Obama telah menelepon penguasa Brunei, Sultan Hassanal Bolkiah mengenai pembatalan kunjungan tersebut pada Jumat pagi waktu setempat.
Obama juga batal menghadiri KTT APEC yang digelar di Nusa Dua, Bali dan telah menelepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai pembatalan itu.
(ita/nrl)











































