Pemerintah Kenya menduga penyerangan membabi buta yang dilakukan sekelompok pria bersenjata di sebuah mall di Nairobi, Kenya adalah serangan teroris. Hingga kini insiden ini menyebabkan 20 orang tewas.
Peristiwa tersebut terjadi di pusat perbelanjaan di kawasan Westgate, Nairobi, Kenya. Terjadi aksi baku tembak antara pelaku dan polisi di dalam mall tersebut. Para pengunjung berlarian keluar gedung untuk menyelamatkan diri.
"Ini kemungkinan adalah serangan yang dilakukan oleh teroris, jadi kita sedang dalam ancaman yang sangat serius," kata Mutea Iringo, sekretaris utama di Kementerian Dalam Negeri Kenya, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (21/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk tahap ini, bantuan tersebut masih belum sangat diperlukan," ujarnya singkat.
Sebelumnya, seorang saksi mengatakan, dia mendengar suara ledakan yang diduga granat. Asap putih pun menjulang ke atas gedung. Sebuah helikopter berputar-putar di atas mall itu meminta agar para penyerbu keluar dan menghentikan aksinya.
Belasan orang yang mengalami luka dibawa menggunakan tandu. Sekjen Palang Merah Kenya Abbas Guled mengatakan, sedikitnya 15 orang tewas dalam insiden tersebut. Kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah karena diduga masih ada korban lainnya di dalam gedung mall tersebut.
"Korban banyak, dan itu hanya kita data di luar. Di dalam ada banyak korban," kata Abbas Guled.
(dha/jor)
