Seperti dilansir AFP, Senin (16/9/2013), unjuk rasa ini terjadi di sejumlah wilayah di Turki. Salah satu aksi yang terjadi di distrik Kadikoy, Istanbul berujung bentrokan.
Ratusan demonstran menyatukan barikade yang digunakan aparat sebagai pembatas jalan. Mereka kemudian membakarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentrokan lainnya juga terjadi di wilayah Ankara, kemudian di kota Antakya. Untuk di Antakya, aksi demo semakin meluas pasca tewasnya seorang demonstran bernama Ahmet Atakan, pekan lalu.
Keluarga Atakan menyatakan pemuda berusia 22 tahun tersebut tewas akibat terkena tembakan polisi. Namun pemerintah membantah pernyataan tersebut.
Aksi-aksi demo menentang pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan sudah berlangsung sejak Juni lalu. Para demonstran menuding pemerintahan PM Erdogan semakin lama semakin otoriter. Sedikitnya sudah 6 orang tewas dalam unjuk rasa sejak Juni lalu.
(nvc/ita)











































