Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf mengatakan, tak ada personel AS yang tewas dalam insiden hari ini. Kedutaan Besar AS di Kabul pun mengkonfirmasi bahwa semua staf konsulat dalam keadaan aman.
Menurut pejabat-pejabat Afghanistan, setidaknya satu orang tewas dalam insiden itu dan 18 orang lainnya luka-luka. Tidak disebutkan identitas para korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para mujahiddin kami, yang dilengkapi dengan senjata berat dan ringan, menyerang konsulat AS di Herat. Ada beberapa korban di pihak Afghan dan pasukan AS," kata juru bicara Taliban, Qari Yousuf Ahmadi seperti dilansir AFP, Jumat (13/9/2013).
Akibat ledakan bom ini, gerbang depan konsulat AS rusak berat. Menurut Deplu AS, serangan ini terjadi pada sekitar pukul 05.30 waktu setempat.
Sebuah mobil juga hancur total dalam peristiwa ini. Empat polisi Afghan termasuk di antara para korban yang terluka.
(ita/ita)










































