Segera Divonis, 4 Pemerkosa Mahasiswi India Akan Dihukum Mati?

Segera Divonis, 4 Pemerkosa Mahasiswi India Akan Dihukum Mati?

- detikNews
Jumat, 13 Sep 2013 11:52 WIB
Segera Divonis, 4 Pemerkosa Mahasiswi India Akan Dihukum Mati?
New Delhi, - Empat terdakwa pemerkosaan brutal mahasiswi India hari ini akan menerima vonis pengadilan. Mereka telah dinyatakan bersalah atas dakwaan pembunuhan. Keluarga korban pun telah mendesak agar para pelaku dijatuhi hukuman mati.

Hakim Yogesh Khanna akan memutuskan apakah dakwaan tersebut memenuhi kriteria kejahatan paling langka yang layak dikenai hukuman mati. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (13/9/2013).

Selama ini, banyak pihak yang telah menyerukan agar keempat terdakwa itu dihukum mati atas perbuatan keji mereka terhadap mahasiswi berumur 23 tahun pada 16 Desember 2012 lalu. Keempat terdakwa adalah Akshay Thakur, Pawan Gupta, Vinay Sharma dan Mukesh Singh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya dalam persidangan yang digelar Rabu, 11 September lalu, jaksa penuntut umum menyatakan, mereka berempat bersalah atas kejahatan keji. Ibu korban pun mendesak hakim untuk menjatuhkan hukuman mati.

"Kami mohon pengadilan agar memberikan keadilan bagi putri kami," ujar wanita yang tidak disebutkan namanya itu.

"Itu bukan semaat-mata kesalahan, mereka merencanakan dan membunuhnya tanpa ampun," tutur wanita itu.

Dalam persidangan itu, para pengacara keempat terdakwa meminta Hakim Khanna untuk melawan "tekanan politis" dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup, bukannya hukuman mati. Alasannya, para klien mereka masih muda karena masih berumur 20-an tahun.

Di persidangan itu, Hakim Khanna menyatakan keempat terdakwa bersalah atas pembunuhan "berdarah dingin terhadap seorang korban yang tak berdaya".

Pemerkosaan brutal itu terjadi di atas sebuah bus yang melaju di New Delhi, India. Selain diperkosa secara bergiliran, korban juga dianiaya dengan batang besi. Setelah itu, dia pun dilempar ke jalan dari atas bus. Korban sempat dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal karena luka-luka dalam yang dideritanya.


(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads