Hal tersebut disampaikan Putin dalam kolom opini di media New York Times yang dirilis Rabu, 11 September malam waktu setempat.
"Tak seorang pun meragukan bahwa gas beracun telah digunakan di Suriah," tulis Putin mengenai serangan kimia pada 21 Agustus tersebut, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (12/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putin pun mengingatkan, aksi militer Amerika Serikat terhadap Suriah, yang terjadi tanpa persetujuan PBB, akan menjatuhkan kredibilitas badan dunia itu dan berisiko memicu konflik regional yang lebih luas.
"Itu (serangan militer) akan mengakibatkan bertambahnya para korban tak bersalah dan eskalasi, yang berpotensi memperluas konflik hingga jauh ke luar perbatasan Suriah," tandas Putin.
Putin pun menyebut bahwa tulisannya di harian ternama AS itu sebagai kesempatan "untuk berbicara langsung dengan warga Amerika dan para pemimpin politik mereka".
(ita/ita)











































