Sekitar 90 petugas menyisir garis-garis pantai dan perairan di distrik Onahama, prefektur Fukushima, yang terletak sekitar 50 kilometer sebelah selatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima.
"Jika Anda bayangkan perasaan para anggota keluarga dari orang-orang yang hilang, itu sangat menyedihkan," kata Hiroshi Kuno, kepala kepolisian Iwaki Higashi seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (11/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencarian serupa juga dilakukan di sepanjang wilayah pantai Jepang timur laut. Sebenarnya, wilayah garis pantai yang luas itu, telah beberapa kali disisir petugas. Namun otoritas Jepang menyatakan, mereka ingin memastikan tak ada titik yang terlewati dalam pencarian.
Gempa berkekuatan 9 Skala Richter yang diikuti dengan tsunami, menerjang wilayah prefektur Iwate, Miyagi dan Fukushima pada 11 Maret 2011 lalu. Total 15.883 orang telah dipastikan meninggal dalam bencana alam itu. Korban jiwa sebagian besar di Miyagi. Sementara 2.654 orang hingga kini masih hilang, dan telah dianggap meninggal, namun jasad-jasad mereka belum ditemukan.
(ita/nrl)










































