"Itu (usulan) hanya bisa berhasil jika kita mendengar bahwa pihak Amerika dan mereka yang mendukung AS, dalam hal ini, menolak penggunaan militer," kata Putin seperti dilansir Press TV, Rabu (11/9/2013).
"Sulit untuk membuat suatu negara -- Suriah atau negara lainnya, negara manapun di dunia -- untuk melucuti secara sepihak jika serangan terhadapnya tengah disiapkan," ujar Putin.
Atas usulan Rusia itu, Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem mengatakan, Damaskus siap melaksanakannya.
"Kami ingin bergabung dalam konvensi pelarangan senjata kimia. Kami siap melaksanakan kewajiban kami sesuai konvensi itu, termasuk menyediakan semua informasi mengenai senjata-senjata ini," tutur Muallem.
"Kami siap untuk mengumumkan lokasi senjata-senjata kimia, menghentikan produksi senjata kimia dan memperlihatkan fasilitas produksi ini kepada perwakilan Rusia dan negara-negara anggota PBB lainnya," tandasnya.
(ita/nrl)











































