Nigel Evans merupakan salah satu anggota parlemen dari Partai Konservatif Inggris, yang juga menaungi Perdana Menteri David Cameron. Evans sempat ditangkap aparat setempat pada Mei lalu, namun kemudian dilepaskan.
Wakil Ketua DPR itu kemudian ditangkap lagi pada Juni lalu. Dakwaan pencabulan dan pemerkosaan dilakukan antara tahun 2009 hingga Maret tahun ini. Sedangkan dakwaan perbuatan mesum dilakukan pada tahun 2002 lalu. Persidangan perdana Evans akan digelar pada 18 September mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepolisian Lancashire menjeratkan dua dakwaan perbuatan mesum, lima dakwaan pencabulan dan satu dakwaan pemerkosaan terhadap total 7 korban," imbuh pernyataan tersebut. Para korban dalam kasus ini rata-rata pria berusia 20-an tahun.
Dalam pernyataan pengunduran dirinya, Evans tetap mengaku tak bersalah. Dia juga menyatakan, dirinya hanya mundur dari jabatan sebagai Wakil Ketua DPR dan tetap menjadi anggota parlemen.
"Sementara saya merasa sedih karena kasus ini belum juga berakhir, saya bisa meyakinkan dua hal: pertama bahwa saya tidak bersalah, dan kedua, bahwa ketidakterlibatan saya akan terbukti," ucapnya.
"Saya telah memberitahu rekan Wakil Ketua Lindsay Hoyle dan Dawn Primarolo, asosiasi ketua dan staf saya, bahwa saya mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR," tandas Evans yang menjadi anggota parlemen sejak tahun 2001.
Evans mengaku dirinya gay atau penyuka sesama jenis pada tahun 2010 lalu. Sejak saat itu, dia menyebut dirinya sebagai aktivis gay.
(nvc/ita)











































