"Jika terbukti, maka ini merupakan kejahatan yang keji, dan komunitas internasional tentunya harus melakukan tindakan terhadapnya," tegas Sekjen Ban kepada wartawan, seperti dilansir AFP, Selasa (10/9/2013).
"Dua setengah tahun konflik di Suriah hanya memicu kelumpuhan yang memalukan di dalam tubuh Dewan Keamanan PBB," imbuhnya merujuk pada buntunya pembahasan soal Suriah oleh Dewan Keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kondisi demikian, Ban menambahkan, Dewan Keamanan PBB harus bersatu untuk memutuskan tindakan tegas terhadap Suriah.
"Dibutuhkan akuntabilitas, baik untuk mengadili mereka yang menggunakannya ... dan mencegah pihak lain untuk menggunakan metode perang ini," tandasnya.
Baru-baru ini, Rusia melalui Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengusulkan proposal yang isinya mendesak Suriah untuk menempatkan senjata kimianya di bawah pengawasan internasional demi menghindari ancaman serangan militer dari negara-negara barat. Terhadap proposal tersebut, Suriah sendiri menyambut baik.
Tidak jauh berbeda, Sekjen Ban juga menyambut positif usulan Rusia tersebut. Menurut Ban, Suriah harus menyetujui proposal Rusia ini.
(nvc/ita)











































