Seperti dilansir Asia One, Senin (9/9/2013), insiden ini terjadi desa Keshavpura, Rajashthan, India sekitar dua minggu lalu. Korban diserang oleh pelaku dan disekap di dalam kamar, sebelum akhirnya diperkosa.
Keluarga korban mengetahui insiden ini, namun mereka tidak melapor ke polisi. Mereka justru mengadu kepada dewan desa setempat, yang kemudian menggelar rapat untuk mencari solusi bagi kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerkosaan terhadap korban dilaporkan kembali terjadi pada Rabu (4/9) lalu. Hingga akhirnya polisi pun dilibatkan dalam kasus ini setelah aktivis sosial setempat membawa korban dan keluarganya melapor ke polisi.
"Dia menyekap korban di dalam kamar dan memperkosanya. Bukannya melaporkan kasus ini ke polisi, para tetua desa yang berasal dari kasta korban justru menggelar rapat panchayat (dewan desa)," terang juru bicara kepolisian setempat.
Pelaku kemudian ditangkap kepolisian setempat. Sedangkan penyelidikan terhadap para tetua desa juga tengah dilakukan.
Rajashtan dikenal sebagai salah satu wilayah paling konservatif di India. Pernikahan antar anak masih marak dipraktikkan oleh warga desa di wilayah tersebut.
(nvc/ita)











































