Seperti dilansir New Straits Times, Senin (9/9/2013), insiden ini terjadi di sebuah kompleks kondominium yang baru setengah jadi di Jalan Tun Razak, Malaysia pada Minggu (8/9) pagi waktu setempat. Korban dan rekan-rekannya, yakni sejumlah WNI tertidur di ruangan bawah tanah di kompleks kondominium tersebut.
Korban yang diidentifikasi bernama Kolising (28) ini tidak dibangunkan oleh rekannya sesama WNI. Sejumlah rekan korban berhasil menyelamatkan diri dan tidak berani mendekat karena takut dengan api yang cukup besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun, ada kemungkinan dia (korban) tewas karena hal lain selain kebakaran," ucapnya.
"Jadi kami menyerahkan jasadnya kepada polisi, yang kemudian membawanya ke Rumah Sakit Kuala Lumpur untuk diautopsi," imbuh Zakaria.
Sementara itu, tim forensik pemadam setempat masih menyisir lokasi kejadian untuk mencari tahu penyebab kebakaran dan menaksir besarnya kerugian yang ditimbulkan insiden ini.
"Kami menerima pengaduan pada pukul 03.23 waktu setempat dan sebanyak 34 personel dalam lima truk pemadam dikerahkan dari kantor pemadam di Pudu, Hang Tuah, Titiwangsa, Gombak Selatan dan Keramat, dan tiba di lokasi sekitar 20 menit kemudian," jelas Zakaria.
Dibutuhkan waktu 2 jam untuk memadamkan kebakaran tersebut, sebelum akhirnya menemukan jasad korban dan mengevakuasinya.
(nvc/ita)











































