Panjat Pagar Istana Buckingham, Seorang Pria Ditangkap Polisi Inggris

Panjat Pagar Istana Buckingham, Seorang Pria Ditangkap Polisi Inggris

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 07 Sep 2013 18:18 WIB
Panjat Pagar Istana Buckingham, Seorang Pria Ditangkap Polisi Inggris
Ilustrasi (EPA)
London - Kepolisian Inggris menangkap seorang pria yang berusaha menerobos masuk ke Istana Buckingham. Pria ini ketahuan memanjat pagar Istana Buckingham yang menjadi kediaman Ratu Elizabeth II.

Juru bicara Kepolisian Metropolitan London menuturkan, tidak ada satupun anggota keluarga Kerajaan Inggris saat insiden ini terjadi pada Senin (2/9) malam waktu setempat. Pria ini langsung diamankan oleh aparat setempat.

"Berada di area yang terbuka untuk publik saat siang hari," jelas juru bicara Kepolisian Metropolitan London, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/9/2013).

Pria ini ditangkap atas dakwaan perampokan, masuk ke properti orang tanpa izin dan dugaan tindak kriminal.

Pada waktu terpisah, seorang pria lainnya berhasil ditangkap di luar Istana Buckingham yang ada di pusat kota London ini. Pria ini ditangkap atas dakwaan konspirasi perampokan.

"Penyelidikan atas insiden ini masih dilakukan," ucap juru bicara tersebut.

Kedua polisi ini dibawa ke kantor polisi pusat untuk diperiksa. Tidak diketahui pasti mengapa insiden ini baru diungkap sekitar 5 hari setelah kejadian. Pihak Istana Buckingham menolak untuk berkomentar.

Saat kejadian, Ratu Elizabeth II diketahui sedang menghabiskan musim panas di Kastil Balmoral di Skotlandia. Ratu berusia 87 tahun ini dijadwalkan tampil dalam festival tradisional setempat pada Sabtu (7/9).

Kasus pencobaan penerobosan ini merupakan salah satu kasus yang paling serius yang pernah terjadi di Inggris sejak tahun 1982 lalu. Saat itu, seorang pengangguran Michael Fagan berhasil masuk ke dalam kamar Ratu Elizabeth II ketika sang ratu sedang tidur.

Fagan memaksa masuk dengan memanjat tembok istana melalui pipa air. Fagan sempat mengobrol selama 10 menit dengan sang ratu sebelum akhirnya sang ratu memberitahu pengawalnya ketika Fagan meminta sebatang rokok.

(nvc/ega)


Berita Terkait