Tony Abbott yang merupakan pernah nyaris menjadi pastur Katolik ini dikenal sangat kasar dalam berucap sebagai seorang politisi Partai Liberal Australia. Penggemar tinju ini tidak pernah takut mengungkapkan apa yang ada di kepalanya kepada publik.
Bahkan tak jarang pernyataannya sendiri menjadi bumerang bagi dirinya. Termasuk saat menjalani kampanye menjelang pemilu ini. Abbott sempat mengomentari penampilan salah satu kandidat anggota parlemen dari partainya, yang langsung memicu keprihatinan. Bahkan mantan PM Australia Julia Gillard menyebutnya sebagai seorang seksis, yang cenderung merendahkan perempuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mempelajari bahwa pemimpin terbaik adalah pemimpin yang mampu menjangkau seluruh orang dan mampu mengapresiasi jika menjadi perdana menteri negara ini, berarti Anda harus menjadi perdana menteri bagi semua orang, bukan hanya orang-orang yang ada di pihak Anda," ucap Abbott kepada wartawan setempat, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/9/2013).
Dari ucapannya ini, terlihat bahwa Abbott berusaha memperkuat citranya sebagai seorang negarawan. Di masa lalu, Abbott lebih banyak tertangkap kamera sedang mengumpat.
Abbott pernah mencalonkan diri dalam pemilu tahun 2010 lalu, namun dia gagal karena koalisi Liberal/National yang dipimpinnya kalah dari Partai Buruh yang saat itu mencalonkan Julia Gillard. Menjadi tokoh oposisi, Abbott dikenal sangat kritis terhadap setiap kebijakan yang dijalankan pemerintahan PM Gillard saat itu.
Pria bernama lengkap Anthony John Abbott ini lahir di London tahun 1957 silam, dari orangtua yang berkewarganegaraan Australia. Dia tumbuh besar di Australia dan sempat kuliah di University of Sydney sebelum akhirnya mengambil beasiswa ke Oxford.
Perjalanan hidup Abbott sangatlah beragam. Dia sempat menjalani pelatihan sebagai calon pastur, namun kemudian keluar setelah 3 tahun dan dari sinilah dia mendapat julukan 'Mad Monk'. Dia kemudian beralih menjadi wartawan dan mulai mengejar karier politiknya. Abbott bergabung dengan parlemen Australia pada tahun 1994 dan sempat menjadi Menteri Kesehatan pada masa pemerintahan PM John Howard.
Melihat perubahan Abbott ini, sejumlah pengamat di Australia menyebut Abbott memang berusaha menjauhi citra negatifnya. Bahkan, disebut-sebut dia cenderung menjadi perdana menteri yang sangat konvensional jika terpilih.
"Dia menjauhkan diri dari isu agama dan politik, serta isu-isu seperti aborsi," terang Profesor Politik pada Australian National University, John Warhurst.
(nvc/gah)











































