Tony Abbott Disambut Demonstran Saat Hendak Gunakan Hak Suaranya

Pemilu Australia

Tony Abbott Disambut Demonstran Saat Hendak Gunakan Hak Suaranya

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 07 Sep 2013 08:50 WIB
Tony Abbott Disambut Demonstran Saat Hendak Gunakan Hak Suaranya
Tony Abbott (news.com.au)
Sydney - Pemimpin oposisi Australia Tony Abbott yang juga penantang utama Perdana Menteri Australia Kevin Rudd dalam pemilu, telah menggunakan hak suaranya. Saat mendatangi tempat pemungutan suara, Abbott disambut seorang demonstran yang menyebutnya seksis dan rasis.

Abbott menggunakan hak suara di tempat pemungutan suara yang ada di Freshwater Surf Life Saving Club, Sydney. Dia didampingi keluarganya, termasuk istri dan ketiga anaknya yang semuanya perempuan. Demikian seperti dilansir news.com.au, Sabtu (7/9/2013).

Saat tengah melakukan wawancara dengan televisi setempat, terlihat seorang demonstran menyambutnya di dekat pintu masuk. Demonstran wanita ini berdiri seorang diri sambil membawa poster bertuliskan: 'Tony Abbott, Sexist, Racist, Bigot. Do not go there Australia'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapati penyambutan seperti ini, Abbott yang mengenakan setelan jas dengan dasi berwarna biru ini tetap tampil tenang dan tampak tak terganggu sedikitpun. Orang-orang yang ada di tempat pemungutan suara pun ramai-ramai keluar dan menyalaminya.

Sang istri Margie tampak memeluknya dan memberikan kecupan di pipi. Ketiga anaknya, Louise, Frances dan Bridget tampak memberikan tepuk tangan bagi sang ayah. Abbott dan keluarganya sempat mengantre sebelum menuju bilik suara untuk memilih.

Menurut jajak pendapat yang dilakukan Newspoll hari ini dan ditampilkan dalam media setempat, The Australian menunjukkan keunggulan Abbott yang mewakili koaliasi Partai Liberal/National atas Rudd yang mewakili Partai Buruh. Jajak pendapat tersebut menunjukkan bahwa koalisi Liberal/National mengungguli Partai Buruh dengan perolehan 54 persen melawan 46 persen.

Dukungan terhadap Partai Buruh dilaporkan mengalami penurunan sebanyak 33 persen dibandingkan pemilu tahun 2010 lalu. Jajak pendapat tersebut juga menampilkan Abbott yang merupakan Ketua Partai Liberal Australia ini lebih diunggulkan menjadi Perdana Menteri Australia yang baru, hampir di seluruh negara bagian Australia.

Komisi Pemilihan Umum Australia (ACE) menyatakan, sejumlah rakyat Australia telah melakukan pemungutan suara lebih awal. Lebih dari 3 juta warga menggunakan hak suaranya dalam pemilu awal dan juga melalui pos. Sedangkan sisanya sebanyak 11 juta orang menggunakan hak suaranya pada Sabtu (7/9) ini. Tempat pemungutan suara di seluruh wilayah dan negara bagian Australia dibuka sejak pukul 08.00 waktu setempat dan akan ditutup pada pukul 18.00 waktu setempat.

(nvc/fdn)


Berita Terkait