"Ratusan pemuda Palestina berunjuk rasa setelah salat Jumat di kamp penampungan Al-Aqsa, dan melempari polisi Israel dengan batu," terang juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/9/2013).
"Polisi mendatangi kamp dan membubarkan para pelempar batu dengan menggunakan granat cahaya," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi kemudian berhasil mengendalikan kamp yang ada di Old City, Yerusalem ini.
Kamp Al-Aqsa memang selama ini sering menjadi lokasi bentrokan karena wilayah ini sama-sama penting bagi umat Muslim maupun Yahudi. Pada Jumat (6/9), warga Yahudi merayakan hari kedua setelah tahun baru mereka atau disebut juga Rosh Hashan. Polisi pun mengawal wilayah sekitar Old City untuk menjaga keamanan.
Di wilayah yang sama, terdapat juga masjid Al-Aqsa dan Dome of the Rock yang sangat penting bagi umat Muslim. Selama perayaan, warga Yahudi hanya boleh berdoa di Western Wall dan tidak boleh masuk ke dalam kamp Al-Aqsa.
(nvc/fdn)











































