Ratusan pendukung Morsi dan juga Ikhwanul Muslimin mengepung sebuah kantor polisi di wilayah Minya, pada Jumat (6/9) waktu setempat. Mereka mendesak pembebasan pemimpin mereka yang ditahan oleh kepolisian setempat.
Bentrokan dengan polisi pun tak terhindarkan dan nahasnya, seorang anak perempuan yang sedang melintas terbunuh. Beberapa lainnya dilaporkan luka-luka dalam bentrokan ini. Demikian seperti dilansir PressTV, Sabtu (7/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pendukung Morsi ini menuntut kembali Morsi ke kursi presiden dan menuntut pembebasan para pemimpin dan pejabat Ikhwanul Muslimin yang ditangkap polisi. Aksi protes ini mendapat pengawalan ketat dari aparat setempat.
Dalam aksi pembersihan kamp pendukung Morsi, sedikitnya 1.000 orang tewas dalam bentrokan yang terjadi antara pendukung Morsi dan aparat kepolisian setempat. Insiden ini memicu kecaman internasional dan seruan dunia untuk melakukan penyelidikan mendalam atas insiden tersebut.
(nvc/fdn)











































