Korsel Singgung Kemungkinan Hubungan Senjata Kimia Suriah dan Korut

Korsel Singgung Kemungkinan Hubungan Senjata Kimia Suriah dan Korut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 05 Sep 2013 16:06 WIB
Korsel Singgung Kemungkinan Hubungan Senjata Kimia Suriah dan Korut
tim inspeksi PBB di Suriah
Seoul, - Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) meminta dunia internasional untuk kembali memberi perhatian pada senjata kimia Korea Utara (Korut). Menurut Korsel, kemungkinan ada hubungan senjata kimia antara Korut dan Suriah.

"Kami yakin ada hubungan senjata kimia antara Korut dan Suriah," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel Kim Min-Seok kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (5/9/2013).

Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya retorika perang terhadap Suriah, menyusul tudingan oposisi Suriah bahwa rezim Presiden Bashar al-Assad telah melakukan serangan kimia di dekat Damaskus pada 21 Agustus lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecurigaan soal perdagangan senjata kimia antara Pyongyang dan Damaskus sebenarnya telah muncul sejak lama. Dikatakan Kim, kekhwatiran soal ini kian berkembang setelah Korsel mencegat sebuah kapal Korut yang mengangkut alat-alat pelindung senjata kimia pada tahun 2009. Kapal tersebut dicegat saat sedang berlayar dekat pelabuhan Busan, Korsel bagian selatan.

Tak lama kemudian di tahun yang sama, otoritas Yunani juga menyita hampir 14.000 pakaian yang memberikan perlindungan dari senjata kimia. Barang-barang tersebut disita dari sebuah kapal Korut yang mereka yakini akan menuju ke Suriah.

"Alat pelindung terkait senjata kimia telah diperjualbelikan," ujar Kim tanpa merinci lebih detail.

Bulan lalu, surat kabar Jepang, Sankei Shimbun melaporkan, Korut mencoba mengekspor masker gas ke Suriah. Dituliskan media itu, berdasarkan informasi dari Amerika Serikat, Turki mencegat sebuah kapal Korut yang mengangkut senapa-senapan, pistol, amunisis dan masker gas.

Menurut Kim, Korut diyakini memiliki hingga 5 ribu ton senjata kimia yang bisa dilepaskan dengan rudal ataupun artileri.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini