Dikatakan Rudd, situasi di Suriah terus berkembang dan pemerintah Australia terus melakukan konsultasi erat dengan sekutu-sekutu di seluruh dunia.
"Saya tekankan sekali lagi. Jika ada warga Australia yang saat ini berada di Suriah, segera pergi dari sana. Ini bukan waktu untuk bermain-main," tegas Rudd seperti dilansir News.com.au, Sabtu (31/8/2013).
Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat telah merilis laporan intelijen yang menyimpulkan terjadinya serangan kimia di Suriah pekan lalu. Dalam laporan itu disebutkan, 1.429 orang tewas termasuk sedikitnya 426 anak-anak akibat serangan kimia tersebut.
Laporan intelijen itu disebut pemerintah AS sebagai bukti dan fakta tak terbantahkan bahwa rezim Presiden Bashar al-Assad bertanggung jawab atas serangan kimia yang terjadi pada 21 Agustus lalu.
Dikatakan Rudd, Australia pun meyakini bahwa senjata kimia telah digunakan di Suriah dan bahwa resim Assad bertanggung jawab atas serangan mematikan itu.
(ita/ita)











































