Hollande pun menegaskan, penolakan Inggris yang mengejutkan itu tak akan mempengaruhi sikap pemerintahannya.
"Prancis ingin aksi yang tegas dan sepadan terhadap rezim Damaskus," kata Hollande dalam wawancara dengan harian Le Monde seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (30/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap negara bebas memilih apakah akan ikut serta dalam operasi seperti itu atau tidak. Itu berlaku juga untuk Inggris dan Prancis," imbuh Hollande.
Sebelumnya, Hollande telah menyatakan akan "menghukum" rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad atas dugaan serangan kimia pada 21 Agustus lalu. Namun Hollande menolak melancarkan serangan selama tim inspeksi PBB masih berada di Suriah. Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan, tim inspeksi bakal meninggalkan Suriah pada Sabtu (31/8) besok pagi waktu setempat.
(ita/nrl)











































