Serang 2 Ekor Kambing, Ular Piton 7 Meter Ditembak Mati di Malaysia

Serang 2 Ekor Kambing, Ular Piton 7 Meter Ditembak Mati di Malaysia

- detikNews
Jumat, 30 Agu 2013 16:54 WIB
Serang 2 Ekor Kambing, Ular Piton 7 Meter Ditembak Mati di Malaysia
New Straits Times
Kuala Lumpur - Seekor ular piton sepanjang 7 meter ditembak mati oleh warga di Kuantan, Malaysia. Sebabnya, ular ini berusaha memangsa dua ekor kambing milik warga.

Insiden ini berawal ketika sang pemilik kambing mendengar suara gaduh dari arah kandang kambing yang berjarak 50 meter dari rumahnya di Kampung Darat Jering, Kuantan, Malaysia. Pria bernama Mohd Khairul Anwar Osman (30) ini kemudian mendatangi kandang tersebut dan menggunakan lampu mobil untuk meneranginya.

Betapa terkejutnya dia ketika memergoki ular raksasa tengah menyerang dua ekor kambingnya, seekor kambing betina berusia 2 tahun dan anaknya yang masih berusia beberapa minggu di dalam kandang. Ular ini melilit kedua kambing yang telah mati tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir media setempat, New Straits Times, Jumat (30/8/2013), Khairul pun meminta bantuan tetangganya untuk memburu ular tersebut.

"Saya mengambil parang dan berusaha mengejar reptil tersebut. Kemudian, saya memutuskan untuk meminta bantuan dari tetangga saya ketika menyadari bahwa ular tersebut sangat besar," tutur Khairul.

Salah satu tetangganya rupanya memiliki senapan shotgun dan kemudian menggunakannya untuk melumpuhkan ular tersebut. Ada tiga tembakan yang dilepaskan tetangga Khairul ke arah ular tersebut dan menewaskannya.

Dengan dibantu lima orang tetangganya, Khairul mengangkut ular seberat 200 kg tersebut dan menguburkannya di dekat kandang kambing miliknya.

"Saya akan menggunakan bangkai kambing untuk menarik perhatian piton lainnya, yang saya yakini masih mengintai di wilayah ini," ucap Khairul yang telah kehilangan 20 ekor kambing miliknya selama 9 tahun terakhir akibat dimangsa ular.

"Ada kalanya ketika saya hanya bisa melihat piton tersebut menelan kambing saya karena saya tidak berani mendekati kandang," tandasnya.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads