Ratusan demonstran antiperang berkumpul di luar kediaman Perdana Menteri Inggris David Cameron di London pada Rabu, 28 Agustus waktu setempat.
Mereka meneriakkan slogan-slogan untuk tidak terlibat dalam krisis Suriah. "Hands off Syria" teriak massa demonstran seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (29/8/2013).
"Saya di sini hari ini karena meskipun rakyat Suriah sangat menderita di tangan Assad dan rezim brutalnya, saya pikir intervensi Barat hanya akan seperti melemparkan bensin ke api," cetus seorang demonstran bernama Nathan Rodgers.
"Kita telah melihat dalam satu dekade terakhir bahwa intervensi Barat ke negara-negara yang dilanda konflik hanya menyebabkan lebih banyak kematian," cetus wanita Inggris itu.
Menurut polling YouGov yang dilakukan media The Sun, mayoritas warga Inggris menentang penggunaan rudal-rudal militer Inggris untuk menyerang lokasi-lokasi militer di Suriah.
(ita/nrl)











































