Lebih dari 12 ledakan -- sebagian besar bom mobil serta setidaknya dua aksi bom bunuh diri -- terjadi di kawasan-kawasan mayoritas Syiah di Baghdad serta dua kota lainnya di selatan Baghdad. Rangkaian serangan bom itu juga melukai lebih dari 140 orang.
Seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/8/2013), serangan paling mematikan terjadi di kawasan Jisr al-Diyala, sebelah tenggara Baghdad. Setidaknya tujuh orang tewas dan 21 orang lainnya luka-luka dalam dua ledakan bom yang terjadi di wilayah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam ledakan bom yang terjadi di Shaab, sebelah utara Baghdad, empat orang tewas. Sejumlah bangunan ambruk.
"Kami ini orang miskin, dan semua barang-barang kami telah hangus terbakar, dan rumah kami telah ambruk," tutur Marwa, seorang warga Shaab yang rumahnya ambruk diguncang bom.
"Warga kehilangan tempat tinggal akibat ledakan ini. Siapa yang akan memberikan ganti rugi pada kami?" cetusnya.
Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan bom itu. Sebelumnya pada 6 Agustus lalu, delapan ledakan bom mobil dan sejumlah bom pinggir jalan menewaskan 31 orang.
Sementara 47 nyawa melayang dalam rentetan ledakan bom dan serangan penembakan di Baghdad pada 10 Agustus lalu. Lima hari kemudian, 24 orang tewas dalam sembilan ledakan bom di Baghdad.
(ita/nrl)











































