"Dengan melancarkan serangan militer terhadap Suriah, AS akan mengalami kekalahan lain," cetus Mansour Haqiqatpour, seorang anggota parlemen Iran seperti dilansir Press TV, Rabu (28/8/2013).
Dikatakan politikus Iran itu, serangan AS terhadap Suriah akan menjadi kesalahan hebat. "Kesalahan seperti itu akan dibayar mahal oleh para pemimpin Gedung Putih," imbuh anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada disampaikan anggota parlemen Iran lainnya, Hossein Naqavi Hosseini. Menurut juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran itu, aksi militer AS terhadap Suriah akan memberikan dalih bagi Damaskus untuk menyerang kepentingan Washington di wilayah Timur Tengah.
Politikus Iran itu juga menekankan kesiapan Suriah dalam mempertahankan integritas wilayahnya.
Pasukan AS telah mengerahkan peralatan-peralatan militernya dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah kapal selam bertenaga nuklir juga telah ditempatkan di perairan dekat Suriah. Kapal-kapal selam itu juga dilengkapi dengan rudal-rudal.
Sebelumnya, pemerintah Rusia dan China telah mengingatkan untuk tidak melancarkan intervensi militer di Suriah. Moskow menegaskan, aksi militer akan mendatangkan konsekuensi parah bagi seluruh wilayah.
(ita/nrl)










































