"Disesalkan karena mitra-mitra kami memutuskan untuk menunda pertemuan bilateral itu," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/8/2013).
Pertemuan tersebut tadinya akan digelar pekan ini di Den Haag, yang melibatkan para diplomat senior AS dan Rusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat tengah mempertimbangkan respons mereka atas dugaan serangan senjata kimia oleh rezim Presiden Bashar al-Assad. Bahkan AS tengah mempertimbangkan untuk melancarkan intervensi militer meski tanpa dukungan Dewan Keamanan PBB.
Atas hal ini, Rusia selaku sekutu Suriah, mengingatkan bahwa aksi militer tanpa dukungan PBB berarti melanggar hukum internasional. Pemerintah Rusia pun meminta komunitas internasional untuk menunjukkan kehati-hatian dan kepatuhan atas hukum internasional terkait krisis Suriah.
(ita/nrl)











































