Seperti dilansir news.com.au, Selasa (27/8/2013), remaja bernama Quasaun Smalls ini kepergok mengutil sebuah mata bor dari Home Depot di Long Island City. Sang ayah, Robert Smalls ingin agar anaknya menginap semalam di dalam penjara agar dia mendapat pelajaran.
Betapa marahnya sang ayah ketika mengetahui bahwa Quasaun dilepaskan oleh polisi dan hanya menerima desk apperance ticket, semacam surat peringatan tertulis untuk datang ke pengadilan setempat. Ketika sang anak kembali ke rumah keesokan harinya, adu mulut dengan sang ayah pun tak terhindarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbawa emosi, dia menembak anaknya di bagian perut. Insiden ini terjadi di kediaman mereka yang ada di kawasan Queens, New York City, AS. Para tetangga mengaku mendengar suara teriakan yang diikuti dengan bunyi tembakan.
Akibat insiden ini, Quasaun mengalami luka tembak dan harus dilarikan ke rumah sakit setempat. Untungnya, remaja ini kini dalam kondisi stabil dan diperkirakan akan segera pulih.
Sedangkan sang ayah langsung menghubungi polisi sesaat setelah dirinya menembak anaknya. Pria berusia 39 tahun ini pun ditahan dan akan segera diadili. Dia dijerat dakwaan penyerangan dan kepemilikan senjata api.
(nvc/ita)











































