Keranjingan Pornografi, ABG Malaysia Perkosa Keponakan

Keranjingan Pornografi, ABG Malaysia Perkosa Keponakan

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 27 Agu 2013 13:07 WIB
Keranjingan Pornografi, ABG Malaysia Perkosa Keponakan
Ilustrasi
Kuala Lumpur - Seorang remaja berusia 15 tahun di Malaysia ditangkap polisi atas kasus pemerkosaan. ABG ini memperkosa keponakannya yang masih berusia 5 tahun di kediamannya.

Aksi bejat ini dilakukan si remaja putra di kediamannya di Kenangan Apartments, Taman Bunga Raya, Bukit Beruntung, Malaysia. Kepala kepolisian setempat, Inspektur Norel Azmi Yahaya Affandi menuturkan, pelaku ditangkap di kediamannya pada Minggu (25/8) waktu setempat.

"Pelaku dan korban tinggal di blok apartemen yang sama. Pelaku melakukan perbuatan tersebut di dalam kamarnya," ujar Inspektur Norel Azmi, seperti dilansir New Straits Times, Selasa (27/8/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku juga memastikan bahwa orangtua dan saudaranya tidak ada di rumah. Dia mengaku telah memperkosa keponakannya beberapa kali," imbuhnya.

Diperkirakan bahwa pelaku sengaja membawa korban ke dalam kamarnya ketika ibu korban tidak ada di rumah. Perbuatan bejat pelaku terbongkar ketika ibu korban menyadari ada yang aneh pada anaknya.

Korban kerap mengeluhkan sakit dan mengalami kesulitan saat hendak buang air kecil. "Anak tersebut memberitahu ibunya bahwa dia kesakitan saat pipis. Sang ibu memeriksa bagian kelamin anaknya dan menyadari adanya pembengkakan, serta sejumlah luka sobek di area tersebut," tutur Inspektur Norel Azmi.

Ibu korban lantas melapor ke polisi hingga dilakukan penyelidikan dan berujung pada penangkapan remaja tersebut. Dalam penyelidikan, diketahui bahwa remaja ini terobsesi dengan pornografi.

"Dia akan memperkosa keponakannya pada siang hari dan dia ingin lagi. Dia pikir tidak akan ada orang yang tahu," ucap Inspektur Norel Azmi.

Lebih lanjut, Norel Azmi menuturkan, pelaku masih dalam penahanan kepolisian setempat. Pelaku dijerat pasal pemerkosaan didasarkan pada pasal 376 Undang-undang Pidana setempat. Sedangkan korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini