Hal ini disampaikan McCain sementara tim inspeksi PBB tengah bergerak menuju ke sebuah lokasi dekat Damaskus untuk menyelidiki dugaan serangan kimia yang dilakukan pasukan Suriah. Menurut oposisi Suriah, lebih dari 1.300 orang tewas dalam beberapa serangan kimia di wilayah-wilayah dekat Damaskus pada Rabu, 21 Agustus lalu.
McCain mencetuskan, dirinya skeptis bahwa tim PBB akan bisa menyelesaikan penyelidikan itu secara menyeluruh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kita tidak butuh pembenaran PBB," cetus McCain seraya mendesak Presiden Barack Obama untuk merespons dengan cepat dan efektif.
"Jika AS diam saja dan tidak mengambil tindakan yang sangat serius -- bukan cuma meluncurkan beberapa rudal penjelajah -- maka lagi-lagi kredibilitas kita di dunia akan semakin berkurang... kalaupun masih ada," cetus McCain.
Senator AS itu telah sejak lama menyerukan pemerintah AS untuk memberikan bantuan senjata ke kubu oposisi Suriah yang memerangi rezim Presiden Bashar al-Assad.
McCain membantah argumen sejumlah pihak di pemerintahan AS, bahwa mempersenjatai para pemberontak Suriah bisa mengakibatkan senjata-senjata AS jatuh ke tangan kelompok-kelompok militan anti-AS.
"Kita bisa menempatkan senjata-senjata itu ke orang-orang yang tepat. Itu bukan tugas yang sulit," tandas McCain.
(ita/nrl)











































