"Teroris membunuh Anas Abdel Razzaq al-Naem, gubernur Hama, dalam serangan bom mobil di sitrik Jarajma, Hama," demikian pernyataan televisi nasional Suriah, seperti dilansir AFP, Senin (26/8/2013).
Serangan bom ini diduga didalangi oleh kelompok pemberontak anti rezim Presiden Bashar al-Assad. Terhadap insiden ini, dewan menteri setempat menyebut Naem tewas sebagai seorang martir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Naem ditunjuk menjadi Gubernur Hama sejak Juli 2011 lalu. Dia menggantikan gubernur sebelumnya, Khaled Abdel Aziz yang dipecat oleh Presiden Assad setelah unjuk rasa anti-rezim pecah di kota Hama.
Hingga saat ini, ratusan ribu orang dilaporkan tewas di Suriah akibat kekerasan yang terus berlanjut. Bahkan yang terbaru oposisi Suriah mencetuskan, lebih dari 1.300 orang telah tewas dalam serangan-serangan militer Suriah ke kota-kota dekat Damaskus yang dikuasai pemberontak. Menurut oposisi, pasukan Suriah menggunakan senjata kimia dalam serangan-serangan yang terjadi pada Rabu, 21 Agustus lalu tersebut.
Terhadap hal tersebut, Presiden Assad telah membantah keras. Ditegaskan pemimpin Suriah itu, tudingan penggunaan senjata kimia itu merupakan penghinaan atas akal sehat.
(nvc/mad)











































