Insiden itu terjadi hari ini setelah pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi Jenin. Menurut pejabat-pejabat medis Palestina seperti dilansir Press TV, Selasa (20/8/2013), dua warga Palestina lainnya luka-luka dalam insiden itu. Salah satu di antaranya bahkan dalam kondisi kritis.
Dilaporkan bahwa pasukan Israel bergerak masuk ke kamp pengungsi tersebut untuk menangkap seorang warga setempat. Saat itulah, para pemuda Palestina melemparkan batu-batu ke arah pasukan Israel. Pasukan Israel pun membalas dengan melepas tembakan.
Bulan lalu, tentara-tentara Israel menewaskan Moataz Sharawna, seorang pemuda Palestina, di desa Dura dekat kota al-Khalil (Hebron), Tepi Barat. Korban tewas ditabrak kendaraan jeep militer Israel. Menurut saksi mata, insiden itu disengaja pasukan Israel karena Sharawna ikut serta dalam aksi demo anti-Israel.
Militer Israel memang kerap menyerbu rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat dan melakukan penangkapan para aktivis dan warga sipil. Penangkapan itu sebagian besar tanpa adanya tuduhan yang jelas. Hingga saat ini, banyak warga Palestina terus mendekam di penjara-penjara Israel. Kabarnya, para tahanan itu hanya mendapatkan akses yang minim atas hak-hak dasar mereka.
(ita/nrl)











































