Sembilan WNI yang merupakan awak kapal nelayan, dituduh membunuh kapten kapal dan kepala teknisi mereka yang berkebangsaan Taiwan. Persidangan kasus mereka digelar hari ini di Taiwan.
Kesembilan WNI tersebut menjadi sasaran kemarahan kerabat keluarga korban. Para anggota keluarga meninju mereka dan bahkan menyerang mereka dengan payung-payung ketika mereka melangkah turun dari kapal penjaga pantai Taiwan. Kapal tersebut telah membawa mereka ke pelabuhan Suao.
Otoritas penjaga pantai Taiwan menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (20/8/2013), para WNI tersebut dituduh membunuh Chen Te-sheng, kapten kapal nelayan Te Hung Hsing No. 368 dan kepala teknisi Ho Chang-lin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini terkuak setelah pemilik kapal nelayan Taiwan itu melapor ke polisi pada 18 Juli lalu, bahwa sang kapten kapal selama tiga hari tidak pernah menjawab panggilan telepon satelitnya. Laporan itu mendorong otoritas penjaga pantai Taiwan mengirimkan sebuah kapal untuk mencegat kapal nelayan tersebut.
(ita/nrl)










































