Dikatakan juru bicara Ban, Martin Nesirky, pemimpin badan dunia itu sangat risau akan berita kematian para tahanan Islamis tersebut saat mereka akan dipindahkan ke penjara berbeda di Kairo.
"Dia (Ban) meminta penyelidikan penuh untuk memastikan fakta-fakta seputar insiden ini," tutur Nesirky seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (20/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok Ikhwanul Muslimin mengecam kepolisian atas insiden itu dan menuding polisi telah melakukan pembunuhan.
Ban juga mengecam serangan militan ke dua bus polisi di semenanjung Sinai pada Senin, 19 Agustus, yang menewaskan 25 polisi.
"Sekjen menyampaikan harapan agar para pelaku bisa segera ditemukan dan diadili," tandas Nesirky.
(ita/nrl)










































