Pria-pria Mesir itu termasuk di antara sekitar 70 demonstran yang melancarkan aksi protes di luar kedutaan dan konsulat Mesir pekan lalu. Aksi tersebut untuk memprotes operasi pembersihan demonstran di Kairo yang dilancarkan aparat polisi Mesir pada Rabu, 14 Agustus lalu.
Menurut harian Kuwait, Al-Rai seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (19/8/2013), kepolisian masih berupaya mengidentifikasi para demonstran lainnya, yang juga bisa menghadapi deportasi. Sebabnya, sesuai aturan hukum di Kuwait, warga asing dilarang melakukan aksi demo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab masing-masing menjanjikan bantuan senilai US$ 5 miliar dan US$ 3 miliar untuk Mesir.
(/)











































