Menurut sumber-sumber medis dan keamanan setempat mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (19/8/2013), dua polisi lainnya luka-luka dalam serangan itu.
Serangan itu dilancarkan ketika bus-bus tersebut dalam perjalanan menuju kota Rafah di perbatasan dengan Jalur Gaza. Serangan ini merupakan yang paling mematikan di Sinai dalam beberapa tahun terakhir.
Jumlah korban jiwa dalam insiden ini lebih besar dari jumlah korban tewas dalam serangan militan terhadap para tentara Mesir pada Agustus 2012, yang menewaskan 12 orang.
Situasi keamanan di semenanjung Sinai yang berbatasan dengan Gaza dan Israel tersebut, telah memburuk sejak 2011, ketika presiden Mesir Hosni Mubarak digulingkan. Namun kondisi tersebut kian memburuk sejak penggulingan presiden terpilih Mesir Mohamed Morsi pada 3 Juli lalu. Nyaris setiap hari terjadi serangan-serangan militan yang menargetkan instalasi polisi dan militer.
Menurut AFP, sedikitnya 28 polisi dan 21 tentara Mesir telah tewas dalam serangan-serangan militan di Sinai sejak 5 Juli. Sebagai respons, pemerintah interim Mesir telah mengerahkan tambahan pasukan untuk mengamankan wilayah Sinai.
(ita/nrl)











































