Menurut kepolisian setempat, seperti dilansir AFP, Senin (19/8/2013), operasi anti-kriminal ini dilakukan menindaklanjuti kekhawatiran publik atas meningkatnya tindak kriminal dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, ada beberapa kasus kekerasan dan penembakan yang belum juga terbongkar hingga saat ini.
Undang-undang keamanan yang mengatur penahanan preventif telah dicabut sejak tahun 2011 karena adanya tekanan sejumlah advokat. Atas hal ini, Barisan Nasional yang berkuasa, menyalahkan geng kriminal setempat yang dituding berada di balik para advokat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, kepolisian setempat menyatakan 5 anggota geng kriminal tewas dalam baku tembak di wilayah Penang. Menurut polisi, baku tembak terjadi ketika polisi menggerebek rumah yang diyakini sebagai tempat persembunyian mereka.
"Penembakan terjadi pada pukul 05.00 waktu setempat. Akan diberikan informasi detail nanti," ucap Kepala Kepolisian Penang, Abdul Rahim Hanafi membenarkan baku tembak tersebut.
Wilayah Penang yang dikenal multikultural memang dilanda sejumlah aksi kekerasan dan penembakan dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan ada penembakan yang terjadi pada siang hari bolong. Otoritas setempat menyebut aksi tersebut dilatarbelakangi pertikaian antar geng kriminal.
Surat kabar setempat, The Star menyebut, kelima anggota geng yang tewas terlibat dalam aksi kekerasan yang baru-baru ini terjadi di Penang. Sedangkan informasi dari media lainnya menyebut, sebanyak 15 orang ditahan dalam operasi yang dimulai sejak Sabtu (17/8) tersebut.
Warga Malaysia mengeluhkan banyaknya tindak kejahatan yang tidak terselesaikan oleh polisi. Terlebih terjadinya kasus pembunuhan dalam beberapa bulan terakhir.
Kasus terbaru adalah penembakan pendiri bank terbesar di Malaysia, Hussain Ahmad Najadi (75). Husssain yang juga keturunan Bahrain ini ditembak mati di jalanan Kuala Lumpur pada 29 Juli lalu saat siang hari bolong. Hingga saat ini, kepolisian Malaysia masih berusaha melacak dan memburu pelaku.
(nvc/ita)











































