Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pun meminta Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk segera mengintervensi.
Hal tersebut disampaikan Zarif dalam percakapan telepon dengan Sekjen OKI Ekmeleddin Ihsanoglu seperti dilansir Press TV, Sabtu (17/8/2013).
Dalam pembicaraan tersebut, Zarif meminta OKI untuk mengintervensi dan menemukan solusi damai guna menghentikan konflik internal di Mesir. Zarif menyebut situasi di Mesir saat ini genting.
Sementara Ihsanoglu menyatakan, dirinya sangat prihatin atas kekerasan yang terus terjadi di Mesir. Dikatakannya, OKI akan melakukan semampunya dalam membantu solusi damai atas krisis Mesir.
Saat ini Mesir dalam keadaan darurat nasional yang ditetapkan selama 1 bulan ke depan. Banyak wilayah yang menetapkan jam malam dan warga dilarang untuk turun ke jalan dan berkumpul di tempat umum.
Keadaan darurat ini diberlakukan setelah operasi pembersihan kamp-kamp demonstran pro-Morsi di Kairo pada Rabu, 14 Agustus lalu. Lebih dari 600 orang tewas dalam pertumpahan darah itu. Beragam kritikan dan kecaman diarahkan ke pemerintah interim Mesir atas pembantaian demonstran tersebut.
(ita/ita)











































